VLAN
VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik
seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara
virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan
membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat
segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada
lokasi workstation seperti pada gambar dibawah ini
Gambar Jaringan VLAN
Tipe-tipe VLAN :
Keanggotaan dalam suatu VLAN dapat di klasifikasikan berdasarkan port
yang di gunakan , MAC address, tipe protokol.
1. Berdasarkan Port
Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang di gunakan oleh
VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2,
dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN 2, lihat tabel:
Tabel port dan VLAN
Port 1 2 3 4
VLAN 2 2 1 2
Kelemahannya adalah user tidak bisa untuk berpindah pindah, apabila harus
berpindah maka Network administrator harus mengkonfigurasikan ulang.
2. Berdasarkan MAC Address
Keanggotaan suatu VLAN didasarkan pada MAC address dari setiap workstation
/komputer yang dimiliki oleh user. Switch mendeteksi/mencatat semua MAC
address yang dimiliki oleh setiap Virtual LAN. MAC address merupakan suatu
bagian yang dimiliki oleh NIC (Network Interface Card) di setiap workstation.
Kelebihannya apabila user berpindah pindah maka dia akan tetap terkonfigurasi
sebagai anggota dari VLAN tersebut.Sedangkan kekurangannya bahwa setiap mesin
harus di konfigurasikan secara manual , dan untuk jaringan yang memiliki
ratusan workstation maka tipe ini kurang efissien untuk dilakukan.
Tabel MAC address dan VLAN
MAC address 132516617738 272389579355 536666337777 24444125556
VLAN 1 2 2 1
3. Berdasarkan tipe protokol yang digunakan
Keanggotaan VLAN juga bisa berdasarkan protocol yang digunakan, lihat tabel
Tabel Protokol dan VLAN
Protokol IP IPX
VLAN 1 2
4. Berdasarkan Alamat Subnet IP
Subnet IP address pada suatu jaringan juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi
suatu VLAN
Tabel IP Subnet dan VLAN
IP subnet 22.3.24 46.20.45
VLAN 1 2
Konfigurasi ini tidak berhubungan dengan routing pada jaringan dan juga tidak
mempermasalahkan funggsi router.IP address digunakan untuk memetakan keanggotaan
VLAN.Keuntungannya seorang user tidak perlu mengkonfigurasikan ulang alamatnya
di jaringan apabila berpindah tempat, hanya saja karena bekerja di layer yang lebih
tinggi maka akan sedikit lebih lambat untuk meneruskan paket di banding
menggunakan MAC addresses.
5. Berdasarkan aplikasi atau kombinasi lain
Sangat dimungkinkan untuk menentukan suatu VLAN berdasarkan aplikasi yang
dijalankan, atau kombinasi dari semua tipe di atas untuk diterapkan pada suatu
jaringan. Misalkan: aplikasi FTP (file transfer protocol) hanya bias digunakan
oleh VLAN 1 dan Telnet hanya bisa digunakan pada VLAN 2.
keunggulan VLAN :
• Security– Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting.
• Cost reduction – Penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.
• Higher performance – Dengan membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik (broadcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa.
• Broadcast storm mitigation – Dengan membagi sebuah jaringan menjadi VLAN mengurangi jumlah peralatan yang berpartisipasi dalam broadcast storm.
VTP
VTP (VLAN Trunking Protokol)
adalah adalah suatu protokol untuk mengenalkan suatu atau sekelompok VLAN yang
telah ada agar dapat berkomunikasi dengan jaringan. Atau menurut sumber lain
mengatakan suatu metoda dalam hubungan jaringan LAN dengan ethernet untuk
menyambungkan komunikasi dengan menggunakan informasi VLAN, khususnya ke VLAN.
VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada jajaran
switch Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch
skala besar yang meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN).
berikut ini keuntungan pada penerapan konsep VTP,
antara lain:
a.
Konfigurasi VLAN yang
lebih Stabil di semua Switch pada Network.
b. Pengiriman VLAN yang di advertisement (di kenalkan)
terjadi hanya pada TRUNK.
c.
Menambah VLAN dengan
mudah (Plug and Play)
d. Tracking dan monitoring VLAN yang akurat.
Yah itu pemahaman
dasar dari VTP, mudah- mudahan udah pada paham semuanya, termasuk saya juga.
Untuk cara kerja dari
VTP sebenarnya menggunakan Management
Domain, jadi, jika VTP di jalankan pada semua Switch, pembuatan VLAN baru
pada Suatu Switch, akan menyebabkan VLAN tersebut tersedia pada semua Switch
yang terdapat pada VTP management domain yang sama, sehingga di pandang seperti
Group, otomatis VLAN akan menyebarkan informasi kepada semua Switch yang berada
dalam Domain yang sama, untuk keuntungan VTP yang utama adalah efisiensi yang
di berikan untuk menambah dan mengurangi VLAN dan juga kemudahan mengubah
konfigurasi VLAN dalam skala yang besar.
#. VTP MODE
Untuk menggunakan VTP, Switch harus di konfigurasi pada salah satu mode VTP
agar bisa saling berinteraksi, juga masih tetap berada dalam management domain
yang sama. Mode VTP, yaitu:
a.
Mode server— Ini adalah mode default untuk semua switch catalyst,
artinya di dalam satu domain minimal membutuhkan satu VTP server yang bertindak
menyebarkan informasi VLAN keseluruh switch dalam satu domain, dan menyimpan
informasi tersebut ke dalam NVRAM. VTP server mempunyai kontrol penuh
atas pembuatan VLAN atau pengubahan domain mereka. Semua informasi VTP
disebarkan ke switch lainnya yang terdapat dalam domain tersebut, sementara
semua informasi VTP yang diterima disinkronisasikan dengan switch lain. Secara
default, switch berada dalam mode VTP server. Perlu dicatat bahwa setiap VTP domain
paling sedikit harus mempunyai satu server sehingga VLAN dapat dibuat,
dimodifikasi, atau dihapus, dan juga agar informasi VLAN dapat disebarkan.
b.
Mode client—VTP client tidak memperbolehkan administrator untuk
membuat, mengubah, atau menghapus VLAN manapun. Pada waktu menggunakan mode
client mereka mendengarkan penyebaran VTP dari switch yang lain dan kemudian
memodifkasi konfigurasi VLAN mereka. Oleh karena itu, ini merupakan mode
mendengar yang pasif. Informasi VTP yang diterima diteruskan ke switch
tetangganya dalam domain tersebut.
c.
Mode
transparent—switch dalam mode
transparent tidak berpartisipasi dalam VTP. switch tidak menyebarkan
konfigurasi VLAN-nya sendiri, dan switch tidak mensinkronisasi database
VLAN-nya dengan advertisement yang diterima. Pada waktu VLAN ditambah, dihapus,
atau diubah. perubahan tersebut hanya bersifat lokal ke switch itu
sendiri, dan tidak disebarkan ke swith lainnya dalam domainnya Switch tersebut
berdiri sendiri (tanpa Synkronasi).
#. LAB VTP
a.
Topology:
-
Keterangan:
1. N= Network
2. Fa= Port interface
3. Konfigurasikan IP pada sesuai Networknya
b. Konfigurasi:
1. Router:
Router>enable
Router#conf t
Enter configuration
commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int
f0/0
Router(config-if)#no
shut
Router(config)#int
f0/0.10
Router(config-subif)#encapsulation
dot1q 10
Router(config-subif)#ip
add 192.168.1.100 255.255.255.0
Router(config-subif)#int
f0/0.20
Router(config-subif)#encaps
dot1q 20
Router(config-subif)#ip
add 192.168.2.100 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
2. SWITCH VTP (Server)
Switch>enable
Switch#conf t
Enter configuration
commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#hostname
IDN-SERVER
IDN-SERVER(config)#vlan
10
IDN-SERVER(config-vlan)#name
SALES
IDN-SERVER(config-vlan)#vlan
20
IDN-SERVER(config-vlan)#name
MARKETING
IDN-SERVER(config-vlan)#exit
IDN-SERVER(config)#int
range f0/1-2
IDN-SERVER(config-if-range)#sw
mode access
IDN-SERVER(config-if-range)#sw
access vlan 10
IDN-SERVER(config-if-range)#exit
IDN-SERVER(config)#int
range f0/3-4
IDN-SERVER(config-if-range)#sw
mode access
IDN-SERVER(config-if-range)#sw
access vlan 20
IDN-SERVER(config-if-range)#exit
IDN-SERVER(config)#int
f0/5
IDN-SERVER(config-if)#sw
mode trunk
IDN-SERVER(config-if)#sw
trunk encaps dot1q
IDN-SERVER(config-if)#sw
mode trunk
-
Membuat VTP Server
IDN-SERVER(config)#vtp mode server
Device mode already
VTP SERVER.
IDN-SERVER(config)#vtp version 2
IDN-SERVER(config)#vtp domain idn.id
Domain name already
set to idn.id
IDN-SERVER(config)#vtp password idn123
Setting device VLAN database password to idn123
3. SWITCH Lantai 1 VTP
(Client)
Switch>enable
Switch#conf t
Enter configuration
commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#hostname
IDN-Lantai1
IDN-Lantai1(config)#int
fa0/1
IDN-Lantai1(config-if)#sw
mode trunk
IDN-Lantai1(config-if)#int
fa0/4
IDN-Lantai1(config-if)#sw
mode trunk
IDN-Lantai1(config-if)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN:
Line protocol on Interface FastEthernet0/4, changed state to down
%LINEPROTO-5-UPDOWN:
Line protocol on Interface FastEthernet0/4, changed state to up
-
Membuat VTP Client
IDN-Lantai1(config)#vtp mo client
Setting device to VTP
CLIENT mode.
IDN-Lantai1(config)#vtp domain idn.id
Domain name already
set to idn.id.
IDN-Lantai1(config)#vtp pass idn123
Setting device VLAN database password to idn123
4. SWITCH Lantai 2 VTP
(Client)
Switch>enable
Switch#conf t
Enter configuration
commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#hostname
IDN-LANTAI2
IDN-LANTAI2(config)#int
f0/1
IDN-LANTAI2(config-if)#sw
mode trunk
-
Membuat VTP Client
IDN-LANTAI2(config-if)#vtp mo client
Setting device to VTP
CLIENT mode.
IDN-LANTAI2(config)#vtp domain idn.id
Domain name already
set to idn.id.
IDN-LANTAI2(config)#vtp pass idn123
Setting device VLAN database password to idn123
#. VERYFIKASI
a.
SWITCH Lantai 1 (Client)
IDN-Lantai1(config)#do
sh vlan
VLAN Name Status Ports
----
-------------------------------- --------- -------------------------------
1 default active Fa0/2, Fa0/3, Fa0/5, Fa0/6
Fa0/7, Fa0/8, Fa0/9, Fa0/10
Fa0/11, Fa0/12, Fa0/13, Fa0/14
Fa0/15, Fa0/16, Fa0/17, Fa0/18
Fa0/19,
Fa0/20, Fa0/21, Fa0/22
Fa0/23, Fa0/24
10 SALES active
20 MARKETING
active
1002 fddi-default act/unsup
1003
token-ring-default
act/unsup
1004
fddinet-default
act/unsup
1005
trnet-default
act/unsup
VLAN Type SAID
MTU Parent RingNo BridgeNo
Stp BrdgMode Trans1 Trans2
---- ----- ----------
----- ------ ------ -------- ---- -------- ------ ------
1 enet
100001 1500 -
- - -
- 0 0
10 enet
100010 1500 -
- - -
- 0 0
20 enet
100020 1500 - - -
- - 0
0
1002 fddi 101002
1500 - -
- - -
0 0
1003 tr 101003
1500 - -
- - -
0 0
1004 fdnet 101004 1500
- - -
ieee - 0
0
1005 trnet 101005 1500
- - -
ibm - 0
0
Remote SPAN VLANs
------------------------------------------------------------------------------
Primary Secondary
Type Ports
------- --------- -----------------
------------------------------------------
Di atas VLAN 10 dan 20 sudah
terSynkron kan, tinggal memasukkan Port interface pada VLAN tersebut sesuai
dengan topology.
IDN-Lantai1(config)#int
f0/2
IDN-Lantai1(config-if)#sw
mode access
IDN-Lantai1(config-if)#sw
access vlan 10
IDN-Lantai1(config-if)#int
f0/3
IDN-Lantai1(config-if)#sw
mode access
IDN-Lantai1(config-if)#sw access vlan 20
Sekarang coba tambahkan VLAN 30
(ADMINISTRATOR), 40 (MANAGER), 50 (EXECUTIVE) di SWITCH Server, maka lihat hasilnya pada SWITCH Lantai 2 (Client):
IDN-SERVER(config)#vlan
30
IDN-SERVER(config-vlan)#name
ADMINISTRATOR
IDN-SERVER(config-vlan)#vlan
40
IDN-SERVER(config-vlan)#name
MANAGER
IDN-SERVER(config-vlan)#vlan
50
IDN-SERVER(config-vlan)#name EXECUTIVE
b. SWITCH Lantai
2 (Client)
IDN-LANTAI2#sh vlan
VLAN Name Status Ports
----
-------------------------------- --------- -------------------------------
1 default active Fa0/2, Fa0/3, Fa0/4, Fa0/5
Fa0/6, Fa0/7, Fa0/8, Fa0/9
Fa0/10, Fa0/11, Fa0/12, Fa0/13
Fa0/14, Fa0/15, Fa0/16, Fa0/17
Fa0/18, Fa0/19, Fa0/20, Fa0/21
Fa0/22, Fa0/23, Fa0/24
10 SALES active
20 MARKETING
active
30 ADMINISTRATOR active
40 MANAGER active
50 EXECUTIVE
active
1002 fddi-default act/unsup
1003
token-ring-default
act/unsup
1004 fddinet-default act/unsup
1005
trnet-default
act/unsup
VLAN Type SAID
MTU Parent RingNo BridgeNo
Stp BrdgMode Trans1 Trans2
---- ----- ----------
----- ------ ------ -------- ---- -------- ------ ------
1 enet
100001 1500 -
- - -
- 0 0
10 enet
100010 1500 -
- - -
- 0 0
20 enet
100020 1500 -
- - -
- 0 0
30 enet
100030 1500 -
- - -
- 0 0
40 enet
100040 1500 -
- - -
- 0 0
50 enet
100050 1500 -
- - -
- 0 0
1002 fddi 101002
1500 - -
- - -
0 0
1003 tr 101003
1500 - -
- - -
0 0
1004 fdnet 101004 1500
- - -
ieee - 0 0
1005 trnet 101005 1500
- - -
ibm - 0
0
Remote SPAN VLANs
------------------------------------------------------------------------------
Primary Secondary
Type Ports
------- --------- -----------------
------------------------------------------
Sudah langsung tersingkronkan pada
VLAN 30, 40 dan 50, cek VTP Status;
IDN-LANTAI2#sh vtp status
VTP Version : 2
Configuration
Revision : 6
Maximum VLANs
supported locally : 255
Number of existing
VLANs : 10
VTP Operating
Mode : Client
VTP Domain Name : idn.id
VTP Pruning Mode : Disabled
VTP V2 Mode : Enabled
VTP Traps
Generation : Disabled
MD5 digest : 0x1D 0xAF 0xED 0x13
0xD5 0x25 0x12 0xFD
Configuration last modified by 0.0.0.0 at 3-1-93
00:58:53
penjelasan:
- Version…VTP version
- Configuration Revision: tiap kita nambah,delete, modif vlan…revisinya selalu nambah 1 (+1) … incremental
- kalau Client revisinya lebih tinggi dari Server, maka Client tidak akan mengupdate dirinya sendiri dengan VTP advertisement dari switch server
- kalau Server configuration revisi nya lebih rendah dari switch Server yang lain…maka yang lebih rendah akan mengupdate dari server yang lebih tinggi…BE CAREFUL !!
- untuk liat vtp password bisa pake show vtp password
#. TEST Ping!!!
a.
PC2c ke PC1a:
PC>ipconfig
FastEthernet0
Connection:(default port)
Link-local
IPv6 Address.........: FE80::260:3EFF:FE52:4A58
IP
Address......................: 192.168.2.3
Subnet Mask.....................:
255.255.255.0
Default
Gateway.................: 192.168.2.100
PC>ping 192.168.1.1
Pinging
192.168.1.1 with 32 bytes of data:
Request
timed out.
Reply from
192.168.1.1: bytes=32 time=0ms TTL=127
Reply from
192.168.1.1: bytes=32 time=1ms TTL=127
Reply from
192.168.1.1: bytes=32 time=0ms TTL=127
Ping
statistics for 192.168.1.1:
Packets:
Sent = 4, Received = 3, Lost = 1 (25% loss),
Approximate
round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 1ms,
Average = 0ms
#. Ringkasan:
- vtp mode itu ada 3: server, client, dan transparent
- Server = create, delete, modif vlan
- Client = nerima konfigurasi vlan trus diterapkan ke diri dia sendiri
- Transparent = nerima konfigurasi trus dikasi ke switch lain TANPA menerapkan ke diri dia sendiri (transparan -_-;)
- vtp domain maksudnya adalah untuk menerima vtp advertisement dari vtp server HARUS 1 domain
- vtp password untuk secure lahhhhh
- vtp version:
- version 1 – the first vtp
- version 2 – menyebarkan vlan token ring (itu loh…vlan 1005,1006, dst), klo di version 1 transparent switch ngecek domainnya dulu (kalo sama di pass…klo beda di tolak/drop), klo version 2 uda engga
- version 3 – uda bisa menyebarkan private vlan (diajarin di CCNP switch)
- DAN JANGAN LUPA…koneksi antar switch dijadikan TRUNK !!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar