Jumat, 11 Maret 2016

converged network & hierarchy jaringan




 



CONVERGED NETWORK Adalah Network terpadu yang terdiri dari beberapa  network gabungan yang dapat menyalurkan data berupa Gambar, Voice maupun video dalam satu network yang sama dalam arti sama rules, device dan media.

JENIS MEDIA NETWORK
Diantaranya yaitu Kabel, Serat Optik, Wireless.

TIPE CONVERGED NETWORK :
  • Home-banking dan home-shopping melalui internet
  • Voice over Internet Protocol (VoIP)
  • E-mail, data dan World Wide Web akses melalui jaringan telepon seluler, dan penggunaan link nirkabel untuk rumah dan bisnis untuk menghubungkan mereka ke jaringan telekomunikasi tetap 
  • layanan data lebih dari platform penyiaran digital 
  • On-line layanan dikombinasikan dengan televisi melalui sistem seperti Web-TV, serta pengiriman via satelit digital dan modem kabel 
  • Webcasting berita, olahraga, konser dan layanan audiovisual lainnya




HIERARCHY JARINGAN


Hirarki adalah tingkatan konsentrasi jaringan atau aliran trafik pada titik interkoneksi dalam jaringan, sama dengan jumlah titik interkoneksi baris dalam jaringan.
Berikut adalah penjelasan rinci dari lapisan ini
1. Core Layer
Merupakan layer terluar. Device yang digunakan pada layer ini sebaiknya device yang mampu menerima data dalam jumlah besar dan dapat mengirim data dengan cepat. pada bagian Inti terdapat interkoneksi utama atau akses utama dari network dan yang akan mengoptimalkan transport antar sites.
   Tujuan core layer adalah untuk mempercepat lalu lintas jaringan sebanyak mungkin. Lalu lintas pada lapisan inti adalah umum bagi sebagian besar pengguna dan data pengguna diangkut ke lapisan distribusi yang meneruskan permintaan jika diperlukan.
Fungsi dari Core Layer :
  • Melindungi jaringan dari memeperlambat lalu lintas, penggunaan daftar akses, routing antara berbeda Virtual Local Area Network (VLAN) dan Packet Filtering.
  • Melindungi jaringan dari dukungan workgroup akses.
  • Jangan memperluas jaringan core layer. Cobalah untuk mengatasi masalah kinerja dnegan menambah router dan lebih memilih untuk meng-upgrade perangkat lebih dari ekspansi.

2. Distribution Layer
Device yang digunakan pada layer ini sebaiknya device yang mampu menetapkan policy terhadap jaringan dan mampu melakukan peyaringan/filter paket dan bertindak sebagai firewall.
Fungsi dari Distribution Layer :
  • Implementasi dari daftar akses untuk menyaring lalulintas yang menarik dan memblokir lalulintas yang tidak menarik.
  • Keamanan dan jaringan kebijakan pelaksanaan yang berisi terjemahan alamat dan firewall.
  • Routing statis redistribusi 
  • Mengaktifkan routing antara semua VLAN
  • Mendefinisikan domain broadcast dan multicast
3. Access Layer
  Merupakan layer yang terdekat dengan user. Sebaiknya device yang terpasang dapat berfungsi menghubungkan antar host dan dapat mengatur collision domain. Dibagian inilah semua perangkat disebarkan dan di interkoneksikan ke semua end point sumber daya yang ada misalnya terminal user dan sebagainya.

Fungsi dari Access Layer :
  • Mengelola kontrol akses dan kebijakan
  • Buat collision domain yang terpisah 
  • Konektivitas workgroup melalui layer distribusi
DDR (Double Data Rate) dan teknologi Ethernet switching yang terutama digunakan dalam lapisan akses dengan Static routing.
Beberapa Device yang termasuk core layer :
  • Cisco switches seperti seri 7000, 7200, 7500, and 12000 (untuk digunakan pada WAN)
  • Catalyst switches seperti seri 6000, 5000, and 4000 (untuk digunakan pada LAN)
  • T-1 and E-1 lines, Frame relay connections, ATM networks, Switched Multimegabit Data Service (SMDS)
  • Cisco ASR 9000 Series Aggregation Services Routers
  • Cisco ASR 1000 Series Aggregation Services Routers
  • Cisco Carrier Routing System
  • Cisco 7600 Series Routers
  • Cisco XR 12000 Series Router


Beberapa Device yang termasuk distribute layer :
  • Cisco Catalyst 6500 Series Switches
  • Cisco ASR 1000 Series Aggregation Services Routers

Beberapa Device yang termasuk Access layer :
  • Cisco 1900 Series Integrated Services Routers
  • Cisco 2900 Series Integrated Services Routers
  • Cisco 3900 Series Integrated Services Routers
  • Cisco 800 Series Routers

Kelebihan topologi jaringan hierarchical adalah sebagai berikut :
  • Mudah dikembangkan.
  • Semua data perusahaan dapat terpusat menjadi satu area kerja.
  • Kontrol manajemen lebih mudah karena sentralisasi dibagi menjadi beberapa tingkatan.
Kelemahan topologi jaringan hierarchical adalah sebagai berikut :
  • Dapat terjadi tabrakan file data(collision).
  • Bila terjadi putusnya kabel pada komputer tingkat atas, komputer di bawahnya tidak dapat digunakan
 onverged Network itu merupakan teknologi baru yang menciptakan jenis jaringan yang menangani lebih dari satu jenis layanan. Seperti, mampu m emberikan layanan voice, audio, dan data services melalui kanal informasi atau struktur jaringan yang sama. KOMPUTER bisa mengirim pesan untuk komputer,telephone,televisi. Dan begitu juga sebaliknya.. Sehingga lebih simple dari pada layanan jaringan pada tahun 90-an.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://ow.ly/KNICZ
Converged Network itu merupakan teknologi baru yang menciptakan jenis jaringan yang menangani lebih dari satu jenis layanan. Seperti, mampu m emberikan layanan voice, audio, dan data services melalui kanal informasi atau struktur jaringan yang sama. KOMPUTER bisa mengirim pesan untuk komputer,telephone,televisi. Dan begitu juga sebaliknya.. Sehingga lebih simple dari pada layanan jaringan pada tahun 90-an.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://ow.ly/KNICZ
Converged Network itu merupakan teknologi baru yang menciptakan jenis jaringan yang menangani lebih dari satu jenis layanan. Seperti, mampu m emberikan layanan voice, audio, dan data services melalui kanal informasi atau struktur jaringan yang sama. KOMPUTER bisa mengirim pesan untuk komputer,telephone,televisi. Dan begitu juga sebaliknya.. Sehingga lebih simple dari pada layanan jaringan pada tahun 90-an.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://ow.ly/KNICZ

1 komentar: